Telum Talks To... Christine Edwards, Founder & Managing Director, The Honeycombers

Telum Talks To... Christine Edwards, Founder & Managing Director, The Honeycombers

Boleh ceritakan keseharian Anda sebagai Founder dan CEO dari The Honeycombers?
Setiap hari selalu berbeda dan selalu sibuk! Saya memiliki rapat internal dengan para pengelola The Honeycombers dan rapat eksternal dengan klien baru dan para pihak yang sudah menjadi klien. Saya meninjau strategi perusahaan saya dan perusahaan orang lain. Mengerjakan strategi merupakan hal favorit saya karena mengandung aspek kreatif dan komersil. Biasanya saya rehat sejenak ketika anak-anak pulang dari sekolah, atau ketika anjing saya perlu jalan-jalan. Akhir-akhir ini saya belajar meditasi, jadi saya melakukan meditasi dua kali sehari. Saya juga banyak minum chai!

Bagaimana awalnya The Honeycombers terbentuk?
Sebelumnya saya pernah bekerja di bidang pemasaran dan media kurang lebih selama tujuh tahun, kemudian saya bergabung dengan perusahaan start-up yang bergerak di bidang media daring. Selagi bekerja di sana, suami saya membuat konsep Honeycombers dan memberi saran membuat media gaya hidup yang dapat menginspirasi orang untuk berpetualang di kotanya masing-masing. Hal inilah yang dibutuhkan di Singapura, negara ini memiliki reputasi sebagai tempat yang membosankan dan misi saya adalah mengubah itu.

Setelah itu saya mulai bekerja dengan beberapa rekanan, tetapi setelah tiga bulan mereka memutuskan keluar. Ada yang menjadi konsultan manajemen dan ada yang melanjutkan pendidikan. Di situlah saya memutuskan untuk menjadikan Honeycombers milik saya sendiri. Pada awal dibentuknya, saya menulis artikel, suami saya menyunting artikel, dan saya mengembangkan bisnis serta penjualan. Tim yang sangat kecil, untungnya kami bisa berkembang secara cepat.

Apa saja tantangan yang Anda alami ketika memulai The Honeycombers dan berekspansi ke Hong Kong dan Bali?
Saya merasa beruntung karena dapat menemukan talenta yang luar biasa – beberapa media dapat menjadi magnet para talenta yang memiliki passion di bidang gaya hidup. Kesulitan yang dirasakan adalah kegiatan operasional sehari-hari, mendaftarkan perusahaan dan persoalan kepatuhan lainnya. Indonesia adalah salah satu contoh negara yang menantang bagi warga negara asing untuk mendirikan perusahaan.
 
Apa pencapaian terbesar Anda?
Meluncurkan digital marketing agency Digital Collective Asia pada tahun ini adalah salah satunya!

Boleh ceritakan lebih lanjut mengenai Digital Collective Asia?
Digital Collective adalah ahensi dengan misi meningkatkan pertumbuhan bisnis klien lewat strategi marketing yang telah terbukti. Kami membantu para klien lewat search engine marketing dan social advertising, funnel marketing, pembuatan konten dan SEO. Kesuksesan ahensi ini bersumber pada pengalaman 12 tahun dengan dibentuknya Honeycombers Singapura, Hong Kong dan Bali, serta HoneyKids Asia), jadi kami berpengalaman di bidang ini.

Ada saran bagi para orang-orang yang ingin mendirikan medianya sendiri?
Carilah topik yang masih belum diliput, pahami audiens Anda, dan pastikan Anda memiliki penasehat atau pelatih bisnis. Ini memang tidak mudah, tapi rasanya ada saja ‘’jalan pintas’’ yang dapat Anda ambil ketika bisnis sudah berjalan.

Apa tips Anda agar media bisa bertahan dan bisa terus relevan di mata pembaca?
Berikan kepercayaan pada penulis, editor, pembuat konten daring, dan jangan membuat media untuk dibaca diri sendiri karena medianya nanti bisa ketinggalan jaman.
 
Apa rencana liburan Anda di akhir tahun ini?
Cuti selama beberapa minggu dan menghabiskan waktu dengan anak-anak saya!

Lebih banyak cerita


basis data media Telum

  • Christine Edwards
  • Honeycombers Singapore
    5 kontak
  • The Honeycombers
    1 kontak

Hubungi kami untuk detail lebih lanjut

Meminta Demo

layanan peringatan Telum

Lansiran email reguler yang menampilkan berita terbaru dan perpindahan dari industri media di seluruh Asia Pasifik

Berlangganan alert