Telum Talks To… Imelda Akmal, Pendiri / Pemimpin Redaksi, ARCHINESIA Bookgazine

Telum Talks To… Imelda Akmal, Pendiri / Pemimpin Redaksi, ARCHINESIA Bookgazine
Muhammad Arby

Sejak 2012, ARCHINESIA Bookgazine giat memperkenalkan karya arsitektur Indonesia di Asia Tenggara. Seperti apa dunia arsitektur di Indonesia dalam pandangan Imelda Akmal sebagai Pendiri / Pemimpin Redaksi?

COVID-19 telah mempengaruhi sebagian besar sektor dan industri, termasuk arsitektur. Para arsitek di seluruh dunia menggunakan pengetahuan dan kemampuan mereka untuk 'melawan' virus tersebut dengan menciptakan solusi inovatif dalam rangka mengadopsi 'kenormalan baru'.

Beberapa arsitek telah mencoba untuk mendesain ulang fasilitas dan gedung, sebagian yang lain merencanakan tata letak kota. Media berperan penting dalam membantu arsitek menyuarakan pemikiran dan ide mereka. Pendiri / Pemimpin Redaksi ARCHINESIA Bookgazine, Imelda Akmal, berbagi pengalaman dan menjelaskan peran media arsitektur di Indonesia.

Imelda juga memberikan saran kepada para milenial yang kesulitan memiliki tempat tinggal:

Ceritakan kepada kami tentang ARCHINESIA Bookgazine
ARCHINESIA Bookgazine yang berdiri pada 2012. ARCHINESIA Bookgazine adalah periodikal arsitektur terbit setiap enam bulan sekali yang bertujuan untuk memperkenalkan arsitek dan karya arsitektur Indonesia kontemporer ke pembaca Asia Tenggara dan meletakkan Indonesia pada pemetaan arsitektur regional. ARCHINESIA Bookgazine secara provokatif juga ingin mendorong diskursus dan debat arsitektur.

Sudah berapa lama Anda menggeluti dunia arsitektur?
Saya sudah menggeluti dunia media arsitektur dan interior sejak 1994.

Seperti apa karakter pembaca ARCHINESIA Bookgazine?
65% adalah arsitek profesional disusul dengan arsitek muda dan mahasiswa di kawasan Asia Tenggara.

Bagaimana cara ARCHINESIA Bookgazine untuk tetap eksis menghadapi persaingan di industri media saat ini?
Dengan menjadi relevan terhadap pembacanya. Sasaran pembaca adalah arsitek profesional dan pemerhati arsitektur kontemporer. Konten ARCHINESIA Bookgazine selalu berusaha mengisi kebutuhan pembaca tersebut.

Apa yang paling Anda sukai dari dunia arsitektur?
Semua manusia hidup di dalam produk arsitektur. Arsitektur adalah kebutuhan pokok. Arsitektur memberikan solusi terhadap permasalahan manusia dari skala mikro (ruang tempat hidup) hingga medium (lingkungan) dan makro (kota).

Bagaimana Anda melihat arsitektur di Indonesia?
Arsitektur Indonesia mengalami kemajuan pesat seiring dengan pertumbuhan insan profesional arsitek di Indonesia. Arsitek Indonesia memiliki kreatifitas yang baik dengan keunggulan terutama dibidang craftmanship.

Terkait arsitektur, bangunan seperti apa yang paling Anda sukai?
Bangunan yang tidak hanya menyelesaikan problem kebutuhan ruang dan tempat, tetapi juga yang memiliki makna, memberikan solusi, serta berbagi kebaikan untuk manusia, lingkungan dan semesta.

Banyak anak muda zaman sekarang kesulitan membeli / membangun rumah, apa saran Anda?
Mencoba dengan solusi co-housing.

Apa dampak COVID-19 terhadap dunia arsitektur?
Sangat besar! Kalau kita ‘mendengarkan’ apa yang diinginkan COVID-19 sesungguhnya merupakan pesan dari apa yang diinginkan oleh bumi dan semesta. Karena itu, dalam berbuat, arsitek hendaknya kembali pada kebutuhan dasar manusia akan ruang dan tempat dengan mempertimbangkan keseimbangan.

More stories


basis data Media Telum

  • Imelda Akmal
  • ARCHINESIA Bookgazine
    1 contacts

Get in touch to hear more

Request demo

Telum alerts

Lansiran email reguler yang menampilkan berita terbaru dan perpindahan dari industri media di seluruh Asia Pasifik

Subscribe for alerts