Apa yang bisa kita pelajari dari Tokyo 2020?

Apa yang bisa kita pelajari dari Tokyo 2020?
Jessica Damiana

Apa yang harus diperhatikan penyelenggara acara terhadap pewarta di tengah COVID-19?

Setelah ditunda selama satu tahun karena COVID-19, perhelatan Tokyo 2020 akhirnya terlaksana dari Juli hingga awal Agustus 2021. Mirip dengan Olimpiade, Indonesia juga sedang bersiap-siap mengadakan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 pada Oktober mendatang di Papua. Dengan 6,484 atlet dan 37 cabang olahraga, apa saja aspek penting yang harus diperhatikan penyelenggara untuk mengurangi kemungkinan terciptanya klaster PON?

''Tokyo 2020 menunjukkan acara olahraga bisa dilakukan di tengah pandemik, tentu saja dengan perencanaan protokol kesehatan dan penerapannya yang harus matang serta ketat,'' ujar Bagus Priambodo Indrojatmiko dari tvOne. Ia menceritakan bahwa sebelum berangkat ke Jepang, semua wartawan asal luar negeri wajib melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) selama tujuh hari berturut-turut di negara asal. Sesampainya di bandara, PCR kembali dilakukan. Selanjutnya, PCR masih terus dilakukan hingga 14 hari pertama dan sebelum kembali ke Tanah Air.

''Ada juga aplikasi yang wajib diunduh untuk memantau kondisi kesehatan dan tracing kalau sampai ada yang positif. Kami tidak boleh naik transportasi umum pada dua minggu pertama di negeri sakura itu,'' katanya. Hal itu bertujuan agar wartawan tidak keluyuran dan dapat memisahkan para pendatang dari warga lokal.

Sementara itu di media center, tempat wartawan mengirim gambar, menulis berita atau beristirahat, ada sekat akrilik pada setiap meja. Perabotan di media center rutin dibersihkan menggunakan tisu basah disinfektan. Ada juga tempat camilan dan sarung tangan plastik agar wartawan dapat menjaga kebersihan. Hand sanitizer dan alat pemeriksa suhu mudah ditemui di semua lokasi pertandingan.















Bagus Priambodo Indrojatmiko dari tvOne mengikuti konferensi pers di Tokyo 2020 (Dok. Pribadi)

''Semua ini tentunya dilakukan dengan disiplin pakai masker, yang selalu diingatkan dengan tanda peringatan di mana-mana. Untuk konteks Indonesia, yang penting penegakan aturan, harus selalu ada petugas yang menegur kalau ada yang lalai tidak pakai masker,'' kata Dita Alangkara dari Associated Press (Indonesia).

Menurut Dita, bukan tidak mungkin liputan jurnalistik di Indonesia akan perlahan kembali ke tatap muka. ''Jumlah pewarta saat liputan dibatasi dan harus registrasi lebih dulu. Ketika kuota terpenuhi ya stop,'' kata dia.

Tips bagi profesional komunikasi
Bekerja sama dengan wartawan yang memiliki tuntutan kerja tinggi bisa jadi hal yang memusingkan. Jurnalis Indonesia yang ditugaskan ke Olimpiade sepakat bahwa para humas olahraga yang bertugas memiliki sifat cekatan dan profesional.

''Saya mendapatkan informasi untuk memenuhi kebutuhan peliputan, mulai dari data hingga aturan pertandingan,'' ujar Bagus.

Mast Irham dari European Pressphoto Agency (Indonesia) mengatakan para humas yang ia temui sigap dalam memberi bantuan, ramah serta tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi wartawan.

''Humas yang saya temui kalem, tenang, tulus, dan willing to go the extra mile. Kalau sudah profesional nggak tanggung-tanggung. Mereka betul-betul menguasai tugasnya luar dalam, dan tahu harus me-refer ke mana untuk hal-hal di luar kemampuan mereka. Nggak ada atau jarang sekali ada orang bingung di lapangan selain karena masalah bahasa,'' kata Dita.
 
Check out our other content:
Telum connects: Apa yang membuat materi pers dikatakan ideal?
Telum talks to… Aqwam Fiazmi Hanifan, Visual Investigations Producer, Narasi
Telum vox pop: Reaksi jurnalis terhadap peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia
Telum connects: Journalist insights
Telum Talks to... Vinsensius Sitepu, Editor-in-Chief, Blockchainmedia.id

Lebih banyak cerita


basis data media Telum

  • Dita Alangkara
  • Mast Irham
  • Bagus Priambodo Indrojatmiko
  • Associated Press Indonesia
    8 kontak
  • tvOne
    13 kontak
  • Telum Media
    11 kontak
    11 permintaan media
  • Indonesia
    3 kontak

Hubungi kami untuk detail lebih lanjut

Meminta Demo

layanan peringatan Telum

Lansiran email reguler yang menampilkan berita terbaru dan perpindahan dari industri media di seluruh Asia Pasifik

Berlangganan alert