Telum talks to… Purwandana Budyandaka, Pemimpin Redaksi, CintaMobil.com

Telum talks to… Purwandana Budyandaka, Pemimpin Redaksi, CintaMobil.com
Muhammad Arby

Kali ini Telum berbincang-bincang dengan Pemimpin Redaksi CintaMobil.com Purwandana Budyandaka (Nanda) mengenai pengaruh COVID-19 terhadap sektor otomotif di Indonesia, kenormalan baru, hingga saran untuk Humas / korporat dalam berkomunikasi dengan media.

Ada banyak portal otomotif di Indonesia, apa ciri khas CintaMobil.com?
CintaMobil.com merupakan automotive content hub yang berisi sumber informasi seputar kendaraan roda empat / mobil, yang disambungkan dengan platform untuk jual-beli mobil. Jadi sebenarnya kami ini bagian dari Dai Viet Group di Vietnam. Selain di Indonesia, kami juga memiliki sister company di Vietnam, Thailand, Nigeria, Filipina, India, dan Meksiko, dengan nama yang berbeda-beda. Kami saling belajar untuk mengetahui pasar satu negara dengan lainnya.

Bagaimana cara CintaMobil.com dalam mereview suatu produk kendaraan di masa pandemik?
Dalam masa pandemik, ruang gerak kami menjadi terbatas karena undangan untuk acara offline seperti peluncuran mobil berubah menjadi online. Untuk ulasan mobil, kami membahas harga, perbandingan dengan model sejenis, dan mana yang di atas kertas terlihat lebih menarik. Namun, kami tetap butuh bentuk secara fisik untuk mengulas mobil sehingga bisnis peminjaman mobil terus berjalan.

Bagaimana dampak COVID-19 terhadap CintaMobil.com dan dunia otomotif di Indonesia?
Dampak paling besar itu ke pendapatan kami. Sebelum dan saat pandemi, pendapatan kami jauh berbeda.  Pendapatan kami benar-benar drop bahkan lebih dari 80 persen, karena sebelumnya kami berhasil menggandeng banyak produsen mobil dan kerja sama lainnya. Tapi setelah pandemi, campaign semua tertahan karena masih wait-and-see.

Dan biasanya setelah liputan video, kami langsung balik ke kantor untuk melakukan editing agar segera bisa diterbitkan. Sementara di kondisi WFH [Work From Home / Kerja Dari Rumah], mau tidak mau proses itu menjadi lebih panjang. Setelah syuting, kami compiling video dulu, kirim file ke editor, editor review, file dikirim balik kembali, jadi ada banyak proses yang bertambah. Itu menjadi kesulitan dan adaptasi baru bagi kami.

Kendaraan hybrid dan mobil listrik makin dikenal masyarakat, menurut Anda bagaimana strategi yang pas bagi rekan2 humas untuk mengemas acara peluncuran atau mengirim rilis pers, terlebih jika perusahaan otomotif itu menawarkan kendaraan bermotor dan listrik?
Masalah utama perkembangan mobil hybrid / elektrik itu adalah awareness, edukasi, dan pengalaman masyarakat. Memang seharusnya ketika produsen mobil ingin memperkenalkan produk baru, apalagi hybrid, harus ada edukasi yang lebih banyak ke masyarakat. Jadi, informasi dari humas akan lebih mudah dicerna dalam bentuk video dan rilis pers, kedua kemasan tersebut harus tetap ada.

Apa pandangan CintaMobil.com mengenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang saat ini sedang menjadi isu hangat dunia otomotif Indonesia?
Di satu sisi menguntungkan dan berdampak untuk banyak orang, tapi disisi lain ada yang tidak bisa dijangkau dengan kebijakan itu. Apapun keputusannya kami akan mendukung. Tapi akan lebih baik lagi jika ada keputusan-keputusan berikutnya. Seperti wacana uji emisi, pembatasan mobil diatas 10 tahun.

Seberapa penting peran media terhadap dunia otomotif di Indonesia?
Kami selalu berusaha mempertahankan proses redaksional yang sangat objektif tanpa ada bias meskipun sudah ada kerja sama. Setiap orang pasti akan butuh informasi yang paling transparan dan objektif ketika ingin membeli sebuah barang sesuai budget / kebutuhan. Peran media menjadi sangat penting di situ.

Apakah CintaMobil.com merasa tersaingi dengan adanya content creator atau selebritas yang turut mereview kendaraan?
Kami tidak terlalu khawatir. Bukan berarti menganggap remeh. Oke, semua orang bisa membuat review mobil. Paling gampang adalah dengan menyampaikan informasi dari specs sheet seperti brosur / internet. Namun ketika ingin mendapatkan informasi apalagi untuk konsumer yang benar-benar serius, mereka ingin mengetahui opini jurnalis yang sudah mendapatkan kesempatan untuk mencoba berbagai mobil dan perbandingan dengan mobil sekelasnya.

Berita seperti apa mengenai otomotif yang disukai masyarakat Indonesia?
Berita tentang mobil baru memiliki tempat tersendiri. Apalagi ketika kami publikasikan secara faktual, berita tentang peluncuran mobil paling besar dalam memberikan kontribusi. Selain itu, berita mengenai update lalu lintas, kebijakan pemerintah terkait transportasi, kecelakaan lalu lintas, dan hal-hal lain sesuai dengan daerah masing-masing seperti ganjil-genap atau penilangan-penilangan. Kami juga pernah mencoba membahas mengenai transmisi otomatis, cara mengurus STNK dan SIM, itu malah ramai yang baca.

Apa saran Anda terhadap humas / korporat dalam berkomunikasi dengan media otomotif?
Saran saya, humas tidak perlu sungkan menghubungi media lewat email atau WhatsApp. Saya yakin tidak ada yang keberatan, karena kami pun juga menunggu dan merasa lebih nyaman dengan pendekatan personal dari humas. Anda juga dapat mengirimkan rilis pers via email.
 
Baca konten Telum lainnya:
Media paywall di Indonesia 
Telum connects: Journalist insights
Memproduksi siniar di Indonesia
Telum vox pop: Pandangan dan harapan di Hari Pers Nasional
Telum Talks To... Jonathan Pandapotan, Senior Editor, Liputan6.com 

Lebih banyak cerita


basis data media Telum

  • Purwandana Budyandaka
  • CintaMobil.com
    6 kontak
    2 permintaan media

Hubungi kami untuk detail lebih lanjut

Meminta Demo

layanan peringatan Telum

Lansiran email reguler yang menampilkan berita terbaru dan perpindahan dari industri media di seluruh Asia Pasifik

Berlangganan alert